FAKTORISASI BENTUK ALJABAR
Faktorisasi suku aljabar adalah
pemfaktoran atau biasa disebut juga sebagai faktorisasi bentuk aljabar
merupakan suatu cara yang digunakan untuk menyatakan bentuk aljabar yang semula
berbentuk penjumlahan menjadi suatu bentuk yang lain (perkalian).
A. Pengertianvariabel, konstanta, koefesien, dan suku
1.
Variabel : adalah
lambang pengganti suatu bilangan yang belum
diketahui
nilainya dengan jelas. Variabel disebut juga peubah, variabel biasanya
dilambangkan dengan huruf kecil ( a,b,c,d, . . ., z ).
Misalkan
bilangan-bilangan tersebut x dan x + 2, berarti x+x +2 = 20
2.
Konstanta : suku dari
suatu bentuk aljabar yang berupa bilangan
dan
tidak memuat variabel disebut konstanta.
Misal:
2x2 + 3xy + 7x – y – 8
Konstanta
adalah suku yang tidak memuat variabel, sehingga konstanta dari 2x2
+ 3xy + 7x – y – 8 adalah -8.
3.
Koefesien : pada bentuk
aljabar adalah faktor konstanta dari suatu
suku
pada bentuk aljabar.
Misal
: 2x2 + 6x – 3
Koefesien
x dari 2x2 + 6x – 3 adalah 6
4.
Suku : adalah variabel
beserta koefesiennya atau konstanta pada bentuk aljabar dipisahkan oleh operasi
jumlah atau selisih.
a.
Suku
satu : adalah bentuk aljabar yang
tidak dihubungkan oleh satu operasi jumlah atau selisih.
Contoh:
3x, 4a2, -2ab, . . .
b.
Suku
dua adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh satu operasi jumlah atau
selisih.
Contoh:
a2 + 2, x + 2y, 3x2 – 5x, . . .
c.
Suku
tiga adalah bentuk aljabar yang dihubungkan oleh dua operasi jumlah atau
selisih.
Contoh:
3x2 + 4x – 5, 2x + 2y –xy, . . .
Catatan
:
1.
Suku-suku
sejenis adalah suku yang memiliki variabel dan pangkat dari masing-masing
variabel yang sama.
2.
Operasi
penjumlahan dan pengurangan pada bentuk aljabar dapat diselesaikan dengan
memanfaatkan sifat komutatif, asosiatif, dan distributif dengan memperhatikan
suku-suku yang sejenis.
3.
Pemfaktoran
atau faktorisasi bentuk aljabar adalah menyatakan bentuk penjumlahan menjadi
suatu bentuk perkalian dari bentuk aljabar tersebut.
4.
Untuk
menyederhanakan pecahan aljabar dapat dilakukan dengan menfaktorkan pembilang
dan penyebutnya terlebih dahulu, kemudian dibagi dengan faktor sekutu dari
pembilang dan penyebut tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar